Jelang Schalke vs Manchester United: Setan Merah dan Kutukan Tim Jerman

Semifinal leg pertama Liga Champions bergulir pekan ini. Salah satu favorit juara Manchester United akan menghadapi tim kejutan asal Jerman, Schalke 04. Dengan kualitas pemain dan pelatih, serta reputasi dan tradisi di Liga Champions, Setan Merah lebih diunggulkan melaju ke final di Wembley.

Namun Schalke tetap menyimpan kejutan. Tak ada yang memprediksi sebelumnya skuad Ralf Rangnick itu bisa mencetak lima gol di kandang juara bertahan Inter Milan dan akhirnya lolos ke semifinal dengan agregat 7-3, agregat terbesar dari semifinalis lainnya.

Manchester United sendiri punya trauma ketika menghadapi tim-tim asal Jerman di Liga Champions. Skuad Sir Alex Ferguson selalu kesulitan melewati hadangan tim-tim Jerman, meski tentu saja mereka punya catatan tak terlupakan ketika mengalahkan Bayern Munich 2-1 di Nou Camp pada final paling dramatis di Liga Champions.

Manchester United vs. Borussia Dortmund, semifinal 1997 (0-1, 0-1)

Setan Merah meraih semifinal pertama mereka dalam 29 tahun di kompetisi paling bergengsi di Eropa, sementara Borussia Dortmund menjadi kekuatan Jerman dengan pemain-pemain seperti Lars Ricken, Juergen Kohler, dan kiper Stefan Klos. United sendiri saat itu masih diperkuat Eric Cantona, Gary Pallister, Nicky Butt, dan David Beckham. Dortmund menang dua leg dengan skor identik 1-0. Dortmund akhirnya lolos ke final dan menjadi juara dengan mengalahkan Juventus.

Manchester United vs. Bayern Munich, perempat final 2001 (0-1, 1-2)

Stefan Effenberg dkk akhirnya membalaskan dendam mereka di final dua tahun sebelumnya. Lini belakang Bayern membuat United frustasi, sementara strategi serangan balik mereka mampu mengejutkan lini belakang United. Empat menit di Old Trafford, gol tendangan bebas Paulo Sergio membobol gawang Fabien Bartez.

Pada leg kedua di Olympiastadion -markas lama Bayern sebelum pindah ke Allianz Arena- United kembali kebobolan di menit-menit awal, kali ini melalui Giovane Elber. Gol kedua yang dicetak Mehmet Scholl mengakhiri perjalanan United di Liga CHampions, meski Ryan Giggs sempat memperkecil agregat di babak kedua. Uniknya, sama dengan Dortmund yang menyingkirkan United di tahun 1997, Bayern juga melangkah ke final dan menjadi juara dengan mengalahkan Valencia.

Manchester United vs. Bayer Leverkusen, semifinal 2002 (2-2, 1-1)

Bayer Leverkusen masi diperkuat pemain-pemain yang kelak menjadi bintang di masa depan, seperti Dimitar Berbatov, Lucio, Ze Roberto, Yildiray Bastürk, Michael Ballack dan Bernd Schneider. Mereka juga baru saja menyingkirkan Liverpool di babak sebelumnya. Ferguson menyebut Leverkusen saat itu sebagai “Kaiserslautern”, tim Jerman yang bisa langsung juara pada musim promosinya di Bundesliga.

Anggapan Ferguson tak salah. Skuad Klaus Toppmoller mampu bangkit dari dua kali tertinggal di Old Trafford melalui gol Michael Ballack dan Oliver Neuville. Pada leg kedua di BayArena, gol Roy Keane sempat mengejutkan Leverkusen, namun semangat pantang menyerah ala Tim Panser yang ditunjukkan Leverkusen mengantar mereka ke final berkat gol Oliver Neuville. Lagi-lagi, tim Jerman yang menyingkirkan United lolos ke final, meski Bayer harus puas menjadi runner up karena kalah dari Real Madrid pada final di Glasgow.

Manchester United vs. Bayern Munich, perempat final 2010 (1-2, 3-2)

Hampir satu dekade berlalu, namun United belum bisa lepas dari kutukan tim-tim Jerman pada fase knock out Liga Champions. United sempat di atas angin ketika Wayne Rooney mencetak gol cepat di Allianz Arena. Namun Bayern yang bermain di Allianz Arena bangkit melalui gol Frank Ribery dan Ivica Olic.

Pada leg kedua di Old Trafford, Bayern hanya butuh hasil seri. Hanya saja, United menunjukkan kelasnya dengan mencetak tiga gol dalam 41 menit melalui Darron Gibson dan dua gol Nani. Ivica Olic menghidupkan harapan Bayern berkat golnya jelang akhir babak pertama. Dan di babak kedua, petaka bagi United hadir ketika gol fantastis Robben mengantarkan Bayern ke semifinal. Lagi, tim Jerman yang menyingkirkan United lolos ke final. Namun Bayern kalah dari Inter yang meraih treble winner dengan pelatih Jose Mourinho.

Manchester United vs Schalke, semifinal 2011

Bila United selalu gagal dari tim-tim Jerman pada fase knock out sebelumnya, bagaimana dengan tahun ini saat menghadapi Schalke? Sebaliknya bagi Royal Blues, mampukah Ralf Rangnick membawa Schalke ke final, mengikuti jejak Dortmund, Leverkusen, dan Bayern dengan menyingkirkan United?

Iklan

silahkan komen gratis!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s