kiprah muller di piala dunia 2010

Thomas Mueller (c)FIFA

Perjalanan tim Panser Jerman di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, memang hanya terhenti di semifinal setelah mereka harus mengakui keunggulan Spanyol – tim yang kemudian menjadi juara dunia – namun penampilan skuad muda mereka mempesona dunia.

Tak kurang dari tim favorit dan bertabur bintang macam Inggris dan Argentina mereka libas dengan skor telak, masing-masing 4-1 dan 4-0, di babak kedua. Performa penggawa-penggawanationalmannschaft pun menuai banyak pujian, namun ada satu nama yang pantas dikedepankan: Thomas Mueller.

Pemain muda Bayern Munich itu sukses mencatatkan namanya di sejarah sepak bola internasional setelah meraih penghargaan ganda di Afrika Selatan. Tak tanggung-tanggung ia menyisihkan penyerang-penyerang berpengalaman macam David Villa,Diego Forlan dan Wesley Sneijder untuk merebut trofi Sepatu Emas alias pencetak gol terbanyak dengan torehan lima gol dan 3 assist.

Selain itu Mueller juga menyisihkan pemain Meksiko, Giovani Dos Santos dan bintang Ghana, Andre Ayew dalam perebutan penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2010.

Musim ini memang menjadi momen yang luar biasa untuk Mueller, pemain yang baru akan menapak usia 21 tahun pada tanggal 13 September nanti. Diangkat dari tim cadangan Die Roten oleh pelatih Louis Van GaalMueller yang bergabung dengan Bayern di usia sepuluh tahun baru memainkan debutnya di Bundesliga pada bulan Agustus tahun lalu.

Namun ia bisa bermain pada 34 pertandingan Bayern di Bundesliga, mencetak 13 gol serta membantu Die Roten merebut gelar ganda, Juara Bundesliga dan Piala Jerman. Selain itu Mueller juga bermain di final Liga Champions dan akhirnya mendapat panggilan masuk skuad Jerman. Setelah melakoni debut melawan Argentina pada bulan Maret, Mueller bisa tampil penuh di skuad senior Jerman pada perhelatan Piala Dunia tahun ini.

Cepat, tajam, sanggup melepas crossing dengan bagus, dan dingin di depan gawang adalah kelebihan Mueller. Selain itu, sikap profesional dan rendah hatinya menunjukkan kalau tingkah lakunya di luar lapangan pun tak kalah mempesona.

Memakai kostum yang biasa dipakai kapten Jerman Michael Ballack yang absen di Afrika Selatan, Mueller tak canggung untuk membuktikan dirinya lebih dari pantas mengenakan nomor keramat tersebut. Dan hasilnya ia pun tampil bersinar di antara bintang-bintang muda Der Panzer. Ranking Castrol Index pun tak ragu menempatkannya di posisi sembilan dengan poin 9,51.

Berikut perjalanan fenomenal Mueller di Afrika Selatan 2010 yang berhasil memberinya trofi Sepatu Emas:

Jerman 4 – 0 Australia
13 Juni 2010 – Laga Pertama Grup D


Mueller mencetak gol ke gawang Australia menit 67 (c)GettyImages

Inilah penampilan pertama Mueller membela Jerman di Piala Dunia sekaligus menandai debut cemerlangnya di Afrika Selatan 2010. Dipasang pelatih Joachim Loew sebagai starter, ia membayarnya dengan satu gol dan satu assist. Menit ke-8,crossing yang ia lepaskan dari sisi kanan melintas di depan gawang Australia sebelum disempurnakan dengan tendangan keras Lukas Podolski di tiang jauh untuk memulai pesta gol Jerman.

Menit 67 Mueller mencatatkan namanya sendiri di papan skor sekaligus membuka pundi golnya di Afrika Selatan ketika ia melepas tendangan diagonal dari dalam kotak penalti Australia menembus sudut jauh gawang Mark Schwarzer.
Jerman 0 – 1 Serbia
18 Juni 2010 – Laga Kedua Grup D


Mueller tersungkur usai dilanggar bek Serbia, Aleksandar Kolarov (c)GettyImages

Melawan Serbia mungkin menjadi penampilan terburuk Jerman di Piala Dunia 2010. Menang fantastis di laga pembuka, Der Panzer justru melempem di kaki para pemain Serbia dan harus bermain dengan 10 orang sejak menit 37 setelah wasit mengusirMiroslav Klose. Jerman pun menyerah 1-0 lewat gol Milan Jovanovic di menit 38.

Sama dengan skuad Jerman yang lain, Mueller bermain kurang impresif dan tak banyak memberi kontribusi pada laga ini – hanya melepas dua tembakan dan 8 umpan silang sepanjang pertandingan – sehingga harus digantikan Marko Marin di menit 70.
Jerman 1 – 0 Ghana
23 Juni 2010 – Laga Pamungkas Grup D


Aksi Mueller dihadang bintang muda Ghana, Andre Ayew (c)GettyImages

Mueller memang bermain tak terlalu istimewa serta gagal mencetak gol dalam laga ini namun ia tetap mencuri perhatian karena assist-nya di menit 60 membuahkan gol semata wayang Jerman yang dicetak Mesut Ozil. Pergerakannya yang efektif di sisi kanan diteruskan dengan umpan mendatar kepada Ozil di depan kotak penalti Ghana, dan diteruskan dengan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi kiper Black StarsRichard Kingson.
Jerman 4 – 1 Inggris
27 Juni 2010 – Babak 16 Besar


Selebrasi Mueller usai merobek gawang Inggris (c)GettyImages

Melawan rival abadi mereka, Mueller menunjukkan sinar terangnya. Total 2 gol dan 1assist menjadikannya man-of-the-match di laga ini. Di menit ke-37, berawal dari sebuah umpan Miroslav KloseMueller melakukan tusukan ke dalam kotak penalti Inggris dan melepas umpan pada Lukas Podolski yang langsung membobol gawangDavid James.

Menit 67 giliran Mueller membobol gawang James lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti menerima umpan Bastian Schweinsteiger yang menusuk pertahanan Inggris lewat sebuah serangan balik cepat.

Tiga menit kemudian, lagi-lagi lewat serangan balik, Mesut Ozil menerobos pertahanan The Three Lions dan mengirim umpan silang ke tengah kotak penalti yang disempurnakan Mueller dengan tendangan kaki kanan yang akurat untuk menggenapkan penampilan gemilangnya.
Jerman 4 – 0 Argentina
3 Juli 2010 – Babak Perempat Final


Mueller merusak kepercayaan diri Argentina dengan gol cepatnya (c)GettyImages

Mueller menjadi faktor kunci kemenangan Jerman pada laga ini kala ia mencetak gol cepat di menit ke-3 lewat sundulan kepala dari jarak dekat meneruskan tendangan bebas Bastian Schweinsteiger. Gol tersebut membuat Der Panzer bermain lebih tenang dalam meredam serangan Tim Tango. Jerman bahkan mampu menambah tiga gol lagi di babak kedua lewat Miroslav Klose di menit 68 dan 89 serta Arne Friedrich di menit 74.

Sayangnya satu kartu kuning yang diterima Mueller di menit 35 akibat diduga melakukan handsball membuatnya harus absen di laga berikutnya melawan Spanyol akibat sanksi akumulasi kartu, menggenapi kartu kuning pertama yang diterimanya kala melawan Ghana.
Jerman 3 – 2 Uruguay
10 Juli 2010 – Perebutan Tempat Ketiga


Mueller mencetak gol kelimanya ke gawang Uruguay (c)GettyImages

Mueller mencetak gol kelimanya di turnamen kali ini kala ia menaklukkan kiper Uruguay, Fernando Muslera di menit 19. Diawali dari tendangan spekulasi nan keras dari Bastian Schweinsteiger dari luar kotak penalti bola yang deras, mampu ditepisMuslera, namun bola yang teramat keras tersebut memantul dan disambut dengan sepakan terarah Mueller.

Setelah itu ia tak mampu lagi menambah gol bagi Jerman hingga laga usai. Namun demikian Der Panzer sukses membekuk Uruguay dengan skor 3-2 dan mengamankan posisi ketiga, sementara Mueller mengakhiri perjalanannya di Afrika Selatan dengan sukses menggenggam dua penghargaan pribadi.

Masa depan cerah terbantang di depan Mueller dan kita tinggal menunggu kiprahnya di tahun-tahun mendatang.

sumber

Iklan

silahkan komen gratis!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s